Motor Dc : Pengertian, Fungsi, Prinsip Kerja, Jenis Bagian

Apakah Anda sebelumnya pernah mendengar perumpamaan tentang motor DC? Secara biasa , motor DC yaitu motor listrik yang dalam pengaplikasiannya menggunakan arus DC atau arus searah.

Namun, kali ini kami tidak hanya mulai mengulas pengertian motor ini secara lazim saja. Karena kita akan membicarakan dengan lebih spesifik ihwal pengertian, fungsi, prinsip kerja, jenis, kepingan, hingga keunggulan dan kekurangan dari motor DC.

Jangan lewatkan berita selengkapnya di bawah ini!

Pengertian Motor DC

pengertian motor dc
pemahaman motor dc

Motor DC ialah jenis motor listrik yang penggunaannya memerlukan macam arus DC atau arus searah. Kaprikornus pada motor DC, arus searah yg dihasilkan nantinya akan diubah menjadi energi mekanis yg berbentukputaran atau gerak.

Pada umumnya, motor listrik dibedakan menjadi beberapa macam ialah motor AC dan DC.

Disparitas motor AC dan DC sendiri bisa dilihat dari jenis arus yang dipakai. Misalnya saja buat motor AC yg tentunya menggunakan tegangan dari jenis arus bolak balik (AC).

Dan begitupun berlaku pada motor DC yang dalam operasinya nantinya akan menggunakan arus searah (DC)

Pada motor dengan arus DC, di dalamnya biasanya terdapat kumparan yang berfungsi buat menciptakan putaran. Nah, jumlah putaran yang dihasilkan oleh motor tersebut disebut selaku RPM (Revolutions Per Minute).

Untuk sebuah motor DC, lazimnya putaran yang dihasilkan merupakan gerakan dengan kecepatan sekitar 3000-8000 RPM. Dan lazimnya juga mempunyai tegangan operasional dengan kisaran sebesar 1,5 hingga dengan 3 volt.

Fungsi Motor DC

fungsi motor dc
fungsi motor dc

Bukan tanpa argumentasi, pastinya motor DC ini hadir dengan bermacam-macam fungsi. Kira-kira apa saja fungsi dari motor DC?

Adapun fungsi motor DC yakni:

  • Motor yang menggunakan arus DC lazimnya tidak jarang diaplikasikan pada penggerak pintu putar.
  • Motor DC ini juga bisa diaplikasikan pada macam rangkaian robot sederhana.
  • Dapat juga dipakai selaku penggerak pada banyak sekali bagian elektronik. Misalnya saja mirip pada vibrator ponsel, baling- baling kipas, alat bor dan alat sejenisnya.

Prinsip Kerja Motor DC

cara kerja motor dc
cara kerja motor dc

Sebenarnya motor listrik yang memakai arus DC ini cukup simpel kita peroleh di keseharian, lho. Karena memang alat yg sesuatu ini ini banyak digunakan selaku unsur penyusun dari aneka macam peralatan elektro.

Prinsip kerja motor DC sendiri yaitu mengubah energi listrik yg didapatkan dari sumber utama, menjadi energi gerak yang dipakai oleh perlengkapan listrik.

Adapun prinsip kerja motor DC yakni selaku berikut :

  • Pertama-tama, arus DC pada rangkaian mulai dialirkan pada kumparan. Kemudian, medan magnet yang tercipta mulai menciptakan torsi yg nantinya mulai memutar motor.
  • Setelah terjadi torsi, komutator kemudian mulai melakukan pekerjaan yakni dengan cara mempertahankan putaran motor listrik supaya tetap menghasilkan arus yang searah.
  • Makara pada alat ini, armature yang dihasilkan oleh medan magnet mulai diputar searah sehingga membuat gaya mekanik.

Dengan prinsip kerja di atas niscaya tidak aneh jikalau motor DC juga disebut selaku perangkat elektromekanis. Karena pada dasarnya perangkat tersebut memang memakai medan magnet dan konduktor.

Utamanya merupakan dalam proses menghasilkan energi mekanik atau gerak yg ada pada perangkat elektronik tertentu.

Mengenal Komponen Motor DC

komponen motor dc
unsur motor dc

Setelah membicarakan mengenai pengertian dan prinsip kerja motor DC, berikutnya kami mulai berkenalan dengan belahan motor DC. Apa saja yg bagian yang terdapat pada sebuah motor DC?

 

Komponen motor DC merupakan:

  1. Rotor.

 

  1. Stator.

 

  1. Brush.

 

  1. Belitan armature.

 

  1. Commutator.

 

  1. Frame atau yoke.

 

  1. Belitan medan.

 

  1. Pole.

 

 

Mari pribadi saja kami simak pembahasan lengkap ihwal belahan utama penyusun motor DC berikut ini.

1. Rotor

Bagian motor DC yang pertama ialah rotor. Dimana pecahan berjulukan rotor inilah yg menjadi alat gerak secara dinamik. Terutama saat ada tegangan yg mengalir pada rangkaian.

Adapun bagian-bab yg menjadi penyusun rotor antara lain yakni:

  • Poros (shaft)
  • Inti jangkar (armatur core).
  • Sikat komutator (brush).
  • Belitan armature.

2. Stator

Komponen selanjutnya yakni stator. Dimana stator merupakan pecahan motor DC yang tidak bergerak. Meskipun demikian, stator berperan penting buat membuat rotor supaya tetap berputar.

Caranya yakni dengan menciptakan medan magnet disekitar rotor, biar rotor tersebut mampu bergerak dikala tegangan dialirkan pada rangkaian.

Adapun serpihan-cuilan yang menyusun stator diantaranya merupakan selaku berikut:

  • Pole atau kutub.
  • Belitan medan.
  • Frame atau yoke.

3. Brush

Komponen yg satu ini letaknya berada di dalam comutator. Brush merupakan salah satu komponen elektronik yang disusun dari meterial graphite atau karbon.

Fungsi utama dari brush yakni bagi menghantarkan arus listrik menuju rotor.

4. Belitan Armature

Belitan armature merupakan bagian yg fungsinya buat menciptakan medan magnet yg bersifat statis.

Makara, listrik statis yg mengalir pada rotor justru dihasilkan oleh belitan armature yang satu ini.

5. Commutator

Komponen yang satu ini bahu-membahu berasal dari slip ring. Yang perlu dimengerti bahwa slip ring mulai diiris menjadi beberapa bagian. Kemudian kepingan dari cuilan tersebut nantinya mulai dibentuk tersambung dengan belitan armature.

Komutator ialah unsur yang berfungsi bagi mengalirkan energi arus listrik menuju belitan armature. Nah penggalan tersebut pada umumnya yang dibuat dari materi atau material tembaga.

Ketika terjadi perubahan arus pada belitan armature, maka komutator menjadi pecahan paling utama yg menolong melaksanakan pergeseran arus pada rangkaian tersebut.

6. Frame Atau Yoke

Komponen motor DC bernama frame atau yoke ini nantinya mulai difungsikan selaku pelindung penggalan yang lain. Yakni pelindung rotor yg terdapat pada motor DC.

Makara bisa ditarik kesimpulan bahwa frame ini memang cuilan yg didesain untuk melindungi segala bagian rotor. Misalnya saja mulai dari armature, pole, belitan medan, kutub magnet dan lain sebagainya.

7. Belitan Medan

Belitan medan ini menjadi salah satu potongan penyusun motor DC yang kiprahnya juga utama. Belitan medan disebut juga selaku perumpamaan field winding.

Komponen yang sesuatu ini mempunyai kegunaan utama dalam proses membuat medan statis pada stator pada motor DC.

8. Pole

Pole juga terdapat pada unsur di dalam stator. Makara, pole ini ialah alat yang fungsinya buat menciptakan medan magnet. Selain itu, pole juga difungsikan bagi memutuskan rotor buat tetap berputar sebagai mana mestinya.

Pole terletak di bagian dalam frame atau yoke. Jadi, pole ini berfungsi untuk membuat fluks magnet. Kemudian fluks magnet akan menyebar diantara stator dan rotor. Hingga kemudian akan menciptakan medan magnet yg membantu rotor buat tetap berputar.

Untuk mengenali lebih jauh wacana konstruksi motor DC, simak teladan gambar motor DC di bawah ini :

konstruksi motor dc

Jenis – jenis Motor DC

Nir cuma terdapat sesuatu macam saja, motor DC ini diklasifikasikan menjadi beberapa macam. Dimana jenis keduanya yakni motor DC berdasarkan sumber daya pembentuknya adalah motor DC yg menggunakan sumber daya terpisah dan satunya dengan menggunakan sumber dayanya sendiri.

Untuk lebih jelasnya, mari segera saja kalian simak pembahasan mengenai macam-jenis motor DC di bawah ini:

1. Motor DC Dengan Sumber Daya Sendiri

Jenis motor DC yang pertama merupakan memakai sumber dayanya sendiri. Jenis ini ternyata juga dibagi lagi menjadi beberapa turunan.

Berikut ini berbagai macam motor DC dengan sumber daya sendiri:

  • Tipe Shunt

Pada motor tipe shunt, terdapat gulungan medan yg tersambung secara paralel pada power supply yg serupa dengan lilitan armature.

Namun meskipun mempunyai daya yang berasal dari power supply yang serupa, tetapi ketentuan jenis arus dan jangkar yg nantinya dihasilkan akan berlawanan.

Selain itu, meskipun terjadi kombinasi pada beban tetapi tidak mulai besar lengan berkuasa pada kecepatan dari motor DC shunt. Hal ini alasannya ialah kecepatan yg dihasilkan oleh alat tersebut tetap konstan.

Selain itu alat ini juga tidak bermacam-macam alasannya adanya beban mekanik yg dihasilkan oleh output-nya.

  • Tipe Seri

Jenis motor DC tegangan sendiri yang selanjutnya yakni tipe seri. Pada motor macam tersebut, lilitan armature dan belitan medan akan tersambung secara seri pada alat catu daya.

Pada motor DC tipe seri, arus yang masuk kedalam rangkaian akan bergerak ke arah yang serupa menurut polaritas sumber tegangan. Makara saat polaritas dari sumber tegangan diubah, maka secara otomatis arah medan magnet mulai berubah haluan juga.

Selain itu, motor dengan tipe seri ini juga disebut selaku motor universal. Disebut demikian karena motor tersebut sangat fleksibel. Hal ini alasannya merupakan bisa melaksanakan pekerjaan dengan dua jenis catu daya, baik yang menggunakan tegangan AC ataupun DC.

  • Tipe Gabungan / Compound

Disebut selaku tipe adonan, alasannya adalah motor ini yang dibuat dari kombinasi antara rangkaian seri dan shunt. Makara, rangkaian compound ini mempunyai dua sirkuit yg membuat medan magnet.

Berdasarkan orientasi fluks-nya motor DC tipe adonan juga masih dibagi menjadi dua macam. Yaitu ling shunt compound DC motor dan short shunt compound DC motor.

Jika ling shunt compound DC memiliki rangkaian kumparan yang dihubungkan secara paralel pada belitan armature. Maka short shunt compound DC memiliki rangkaian kumparan yang berisikan variasi antara kumparan angker paralel dan juga kumparan medan seri.

2. Motor DC Dengan Sumber Daya Terpisah

Seperti namanya, jenis motor DC yg menggunakan sumber daya terpisah alias bukan dari dalam. Jadi, sumber arus yg berfungsi bagi mensuplai rotor dan armature berlainan dengan sumber arus inilah yang nantinya bisa digunakan untuk menggerakkan kumparan.

Karena mempunyai rangkaian suplemen yg bertugas buat mensuplai arus listrik, maka motor DC dengan sumber daya terpisah ini memiliki harga yg jauh lebih mahal di pasaran. Tentu saja jikalau daripada harga motor DC yg mempunyai sumber daya sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Motor DC

kelebihan dan kekurangan motor dc
keunggulan dan kelemahan motor dc

Contoh motor DC yg bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari sungguh banyak. Misalnya motor DC 12 volt, motor DC arduino, motor DC 5v dan lain sebagainya.

Namun pundak-membahu apa sajakah keunggulan dan kekurangan dari perangkat elektronik tersebut? Mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

1. Kelebihan Motor DC

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh motor DC merupakan:

  • Terbilang mempunyai torsi dan tingkat kecepatan yang jauh lebih gampang bagi dikendalikan.
  • Motor DC macam ini sengaja didesain supaya mempunyai torsi awal yang besar.
  • Memiliki tata cara kendali yg lebih mudah simpel dikenali alasannya tergolong cukup sederhana.
  • Motor DC juga mempunyai tanggapanyang baik. Selain itu cocok juga digunakan walaupun daya yang tersedia terbilang rendah sekalipun.
  • Memiliki tampilan yg mendekati linier dan sejenisnya.

2. Kekurangan Motor DC

Selain keunggulan-keunggulan yg kalian diskusikan diatas, motor tersebut juga memiliki kelemahan. Diantaranya kelemahan motor DC yakni mirip berikut ini:

  • Motor macam tersebut nantinya mulai memerlukan perawatan yg khusus dan tidak bisa dilaksanakan secara sembarang pilih semoga fungsinya tetap terjaga.
  • Cenderung tidak cocok kalau digunakan pada tegangan dengan daya yg sungguh besar.
  • Harganya jauh lebih mahal dibandingkan perangkat sejenisnya.
  • Nir mampu dipakai bagi kecepatan tinggi dan yang lain sebagainya.

Konklusi

Motor DC ialah perangkat elektro yg bersifat elektromekanis. Makara, alat tersebut berfungsi untuk mengganti arus listrik menjadi energi gerak yg diperlukan oleh perabotan elektronik.

Motor jenis ini juga mempunyai beberapa keunggulan. Diantaranya mirip mempunyai torsi yg besar dan bisa dikendalikan, penampilan manis, tata cara kendali dan tanggapanyang baik. Dan menarinya lagi yakni bias diaplikasikan pada daya rendah.

Sebagai motor yg memakai jenis tegangan DC, motor DC banyak diaplikasikan pada banyak sekali perangkat elektronik. Diantaranya mirip digunakan bagi bor listrik maupun vibrator ponsel. Dan bagi perangkat sehari – hari yg penggunaan motor DC ini juga ada pada pintu putar otomatis dan baling-baling kipas angin.

Saya seorang teknologi enthusiast 🤖 dan salah satu pendiri eurika.my.id, sebuah blog berbagai informasi menarik yang mengedukasi dan hal lainnya… Berangkat dari latar belakang saya, yang menjadi penggiat teknologi dan pendidikan teknologi. Membuat saya tertarik untuk menuliskannya ✍️ di blog agar dapat mengedukasi pembaca… Seiring berjalannya waktu, saya mulai bereksperimen 🕵️‍♂️ dengan segala teknologi IT mulai dari software maupun Hardware… Saya juga menulis di blog 🌐 pribadi saya Sikeplu.
adbanner