Apa Itu Busbar Pada Panel Listrik?: Cara Memilih, Jenis, Dan Menentukan Ukuran Isolator

Sikeplu

Bagi orang awam tentunya asing dengan ungkapan busbar, namun untuk orang teknik utamanya kelistrikan setidaknya tahu apa itu busbar atau paling tidak pernah mendengar namanya.

Pengertian Busbar

Pengertian busbar yakni susunan konduktor yg biasanya berupa pelat tembaga atau alumunium yang dipakai dalam suatu panel kelistrikan buat mendistribusikan atau menghantarkan energi listrik sesuai kebutuhan, pastinya terdapat masukkan dan juga keluaran dari panel listrik.

Bentuk burbar biasanya mempunyai bentuk mirip pelat atau penampang tembaga persegi panjang ataupun juga berbentuk tabung dengan ukuran yg cukup tebal untuk bisa menghantarkan arus sungguh besar. Busbar dengan materi logam alumunium mempunyai keunggulan diantaranya :

  1. Konduktivitas yang tinggi
  2. Biaya yg lebih rendah
  3. Ketahanan terhadap korosi yg sangat bagus
apa itu busbar

Gambar Busbar tembaga

Ada dua jenis pengaturan busbar yg bergantung terhadap faktor keperluan instalasi, tegangan voltase metode power listrik, posisi gardu dan tentu saja aspek ongkos. Berikut ini ialah beberapa faktor yang wajib bagi dipertimbangkan dalam instalasi busbar :

  1. Pengaturan busbar mesti dibentuk sederhana dan tentunya gampang dalam pemeliharaan
  2. Harus diperhatikan kebutuhan mulai ekspansi daya kedepannya
  3. Instalasi dibuat se ekonomis mungkin dengan tetap memperhatikan kapasitas dari panel power gardu listrik
  4. Terdapat alternatif pengaturan sebagai antisipasi terjadinya pemadaman
  5. Harus diperhatikan maksimum kapasitas arus yg hendak dilewati

Kenapa Menggunakan Busbar ?

Alasan memakai busbar merupakan untuk membuat lebih gampang instalasi maupun pergantian, bahu-membahu bisa juga menggunakan kabel ukuran besar namun tentunya sungguh merepotkan untuk digunakan dalam panel sebab kabel memiliki lapisan isolator yang cukup tebal.

Selain itu plat busbar juga lebih efektif dalam mengantisipasi panas berlebih karena arus yg dilewati cukup besar.

penggunaan busbar panel listrik

Bisa dibayangkan kalau ternyata diperlukan power listrik gres sedangkan dalam panel listrik menggunakan instalasi kabel semuanya, pastinya akan sangat menyulitkan.

Jika memakai busbar maka cuma tinggal menghubungkan dengan terminal yang sudah disediakan lazimnya berupa skrup logam seperti gambar dibawah

koneksi busbar
Bentuk Busbar Tembaga

Jenis Isolator Busbar

Isolator busbar merupakan isolator listrik yg dipakai dalam pemasangan rangkaian busbar. Isolator busbar ini, berfungsi menjadi penopang busbar atau pemisah antara busbar supaya nir terdapat genre arus yg mengalir keluar antar busbar.

Berdasarkan bentuknya, isolator busbar bisa dibagi sebagai isolator contoh silinder & isolator kotak. Pada umunya, isolator busbar ini dipasang dibagian bawah busbar, menggunakan posisi busbar terlentang.

Cara Memilih Busbar untuk Panel Listrik

Power rail memerlukan perlindungan dalam kondisi tertentu saat digunakan di luar ruangan. Ini untuk mencegah korsleting jika benda logam jatuh ke batang bus positif atau negatif.

Risiko potensial lainnya adalah mencegah orang menyentuh busbar secara tidak sengaja. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menentukan ukuran busbar yang tepat dalam sebuah panel meliputi:

  • Pertimbangkan dimensi busbar untuk kondisi pengoperasian normal.
  • Mengetahui tegangan yang dihasilkan.
  • Jenis dan ukuran penampang busbar dipilih sesuai arus yang mengalir.

Busbar merupakan komponen alternatif dalam penyaluran tenaga. Mereka terlatih dan diatur dengan baik sebagai pengemudi.

Rel listrik dapat digunakan bersamaan dengan kabel sebagai penghantar listrik. Keuntungan lain dari busbar adalah dapat mengatasi kondisi panas berlebih saat dialirkan arus listrik yang besar.

Menentukan Ukuran Isolator Busbar

Isolator busbar mempunyai majemuk berukuran penampang & tinggi yg bisa dipilih buat diadaptasi menggunakan pemasangan busbar. Ukuran isolator busbar bisa dipengaruhi berdasarkan lebar busbar yg dipakai & jeda busbar yg diharapkan pada perakitan. Lebar busbar yg dipakai, memilih berukuran penampang/ diameter isolator yg diharapkan.

Contoh: Untuk busbar menggunakan lebar 30 mm, bisa menentukan buat memakai isolator tipe SM-40 (diameter 34 mm), isolator coklat 30×30 (diameter 30 mm), isolator coklat 30×40 (diameter 30 mm) atau isolator kotak T35 (penampang 35×35 mm).

Tinggi isolator dipilih, buat bisa diadaptasi menggunakan jeda antar busbar yg diharapkan. Contoh: Isolator coklat 30×30 & isolator coklat 30×40, mempunyai berukuran diameter yg sama, yaitu 30 mm, tetapi tinggi isolator tadi berbeda.

Pada isolator coklat 30×40, tinggi isolator merupakan 40 mm, dalam perakitan busbar tadi, jeda tinggi antar busbar yg terpasang akan berjarak 40 mm. Pilih isolator busbar yg baik, yg mempunyai fungsi elektrikal & mekanikal baik, supaya output perakitan lebih optimal.

Saya seorang teknologi enthusiast 🤖 dan salah satu pendiri eurika.my.id, sebuah blog berbagai informasi menarik yang mengedukasi dan hal lainnya… Berangkat dari latar belakang saya, yang menjadi penggiat teknologi dan pendidikan teknologi. Membuat saya tertarik untuk menuliskannya ✍️ di blog agar dapat mengedukasi pembaca… Seiring berjalannya waktu, saya mulai bereksperimen 🕵️‍♂️ dengan segala teknologi IT mulai dari software maupun Hardware… Saya juga menulis di blog 🌐 pribadi saya Sikeplu.
adbanner