Jantung Ilmu Komputer Atau Informatika Adalah Algoritma? Apa betul??

Jantung Ilmu Komputer Atau Informatika Adalah Algoritma? – Mula-mula sebelum kita membahas jantung ilmu komputer kita harus mengetahui Apa itu algoritma?.

Kata Algoritma diambil dari nama ilmuwan muslim Abu Ja’far Muhammad bin Musa Al-Kharizmi (M) Definisi Urutan langkah-langkah untuk memecahkan masalah secara logis dan sistematis.

Kamus Besar Bahasa Indonesia: Algoritma adalah urutan logis dari pengambilan keputusan untuk suatu masalah.

solusi Algoritma diperlukan untuk mengatur komputer mengambil langkah-langkah tertentu untuk memecahkan masalah

Algoritma tidak selalu identik dengan ilmu komputer. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali proses yang dijelaskan dalam sebuah algoritma.

Contoh: resep masakan (membuat kue atau makanan), membuat pakaian (pola pakaian), merakit mobil (panduan perakitan), dll.

Jantung Ilmu Komputer Atau Informatika Adalah Algoritma?

Penulisan algoritma dalam bahasa natural (Bahasa Indonesia, Inggris dan bahasa manusia lainnya) tetapi sering membingungkan (ambigu).

Menggunakan diagram alur (flowcharts) secara visual bagus tetapi bermasalah jika algoritmanya panjang.

Menggunakan pseudocode Lebih dekat dengan bahasa pemrograman, tetapi sulit dipahami untuk orang yang tidak mengerti pemrograman.

Adapun contoh dari algoritma untuk memilih angka terbesar di antara 3 angka sebagai berikut:

  1. Ambil angka pertama dan atur maksimum sama dengan angka pertama.
  2. Ambil angka kedua dan bandingkan dengan maks. Jika angka kedua lebih besar dari maksimum, atur maksimum ke angka kedua.
  3. Ambil angka ketiga dan bandingkan dengan maksimal. angka ketiga Variabel maksimum berisi angka terbesar.
  4. Tunjukkan hasilnya.

Angka maks pertama jika (maks < angka kedua) kemudian maks angka kedua jika tidak (maks < angka ketiga) maka angka ketiga maks.

Algoritma Memiliki Batasan

Keterbatasan algoritma harus berhenti setelah jumlah langkah yang terbatas definisi Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat, tidak ambigu Input suatu algoritma memiliki nol atau lebih input yang diberikan kepada algoritma sebelum dieksekusi output.

Suatu algoritma memiliki satu atau lebih output, yang biasanya bergantung pada efektivitas input setiap algoritma diharapkan memiliki sifat yang efektif.

Efisiensi yang Dihasilkan Oleh Algoritma

Algoritme adalah urutan langkah-langkah logis untuk memecahkan masalah yang diurutkan secara sistematis dan logis.

Kata logika adalah kata kunci algoritma. Langkah-langkah algoritma harus logis dan dapat menentukan apakah benar atau salah.

Dalam beberapa konteks, algoritma adalah spesifikasi dari urutan langkah-langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu.

Ini berarti bahwa algoritma akan memberikan keluaran yang diinginkan dari sejumlah masukan yang diberikan. Sebagus apapun algoritmanya, jika memberikan output yang salah, sudah pasti bukan algoritma yang bagus.

Kita harus mengetahui seberapa baik hasil yang dicapai oleh algoritma tersebut. Ini sangat penting dalam algoritme untuk memecahkan masalah yang memerlukan perkiraan hasil (hasil yang hanya perkiraan).

Algoritma yang baik harus dapat memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai sebenarnya.

Efisiensi algoritma dapat dilihat dari dua hal yaitu efisiensi waktu dan memori. Walaupun algoritma memberikan output yang benar (terdekat), tetapi jika kita harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan output, biasanya algoritma tidak akan digunakan, semua orang menginginkan output yang cepat.

Demikian pula dengan memori, semakin banyak memori yang digunakan, semakin buruk algoritmanya.

Hubungan Struktur Data dan Algoritma

Struktur data dan algoritma terkait erat dengan sebuah program. Algoritma yang baik tanpa memilih struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, begitu juga sebaliknya.

Jantung Ilmu Komputer Atau Informatika Adalah

Membuat algoritma memiliki banyak keuntungan, Membuat atau menulis algoritma tidak bergantung pada bahasa pemrograman apapun.

Menulis algoritma tidak bergantung pada bahasa pemrograman dan komputer yang mengimplementasikannya.

Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. Apapun bahasa pemrogramannya, outputnya akan sama karena algoritmanya sama.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mengembangkan algoritma:

  • Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah untuk memecahkan masalah.
  • Tidak ada notasi standar dalam penulisan teks algoritmik seperti notasi bahasa pemrograman.
  • Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik mereka sendiri.

Notasi algoritma bukanlah notasi bahasa pemrograman, sehingga pseudocode dalam notasi algoritma tidak dapat dieksekusi oleh komputer.

Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita mengubah suatu masalah menjadi bahasa pemrograman.

Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, untuk dapat diimplementasikan oleh komputer, algoritma harus diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman.

Algoritma adalah jantung dari ilmu komputer atau ilmu komputer. Banyak cabang ilmu komputer mengarah pada terminologi algoritma.

Bagaimana Algoritma Di Eksekusi?

Jika langkah-langkahnya tidak logis, Secara umum, bagian (objek) yang melakukan proses disebut prosesor.

Prosesor dapat berupa manusia, komputer, robot atau perangkat elektronik lainnya.

Prosesor melakukan suatu proses dengan mengeksekusi algoritma yang menggambarkan proses tersebut.

Komputer hanya satu prosesor. Untuk dapat dieksekusi oleh komputer, suatu algoritma harus ditulis dalam notasi bahasa pemrograman sehingga disebut program.

Oleh karena itu, program adalah realisasi teknis atau implementasi dari suatu algoritma yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat dieksekusi oleh komputer. Kata “algoritma” dan “program” sering digunakan secara bergantian.

Misalnya, seseorang mengatakan sesuatu seperti, “program klasifikasi data menggunakan algoritma klasifikasi seleksi.” Atau pertanyaan seperti ini: “bagaimana algoritma dan program menggambarkan grafik?”.

Algoritma adalah langkah-langkah untuk memecahkan masalah, sedangkan program adalah realisasi dari algoritma dalam bahasa pemrograman.

Program ditulis dalam salah satu bahasa pemrograman dan kegiatan pembuatan program disebut pemrograman. Orang yang menulis program disebut programmer.

Setiap langkah dalam program disebut instruksi atau pernyataan. Oleh karena itu, program ini terdiri dari serangkaian instruksi.

Ketika sebuah instruksi dieksekusi, operasi yang sesuai dengan instruksi tersebut dilakukan oleh komputer.

Secara garis besar, komputer terdiri dari empat komponen utama yaitu perangkat input, perangkat output, unit pengolah utama dan memori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *